Mengenal Coaltrans dan Dampaknya Bagi Sektor Batubara Indonesia

News diposting pada 2022-09-22

Bukan hanya sebagai sumber pendapatan nasional saja, tetapi batubara juga memainkan peran penting sebagai konstruksi modal yang lebih ekonomis. Dengan demikian, produksi batubara dalam jumlah besar membuat pemerintah mulai mengambil langkah untuk memprioritaskan pasokan batubara itu sendiri ke dalam negeri. Meskipun sebelumnya pemerintah sering mengekspor batubara guna mendapatkan pajak, kini kebijakan lebih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Sektor batubara yang cukup melekat dengan Indonesia ini membuat penyelenggara Coaltrans Asia sering memilih Indonesia sebagai tempat penyelenggaraan konferensi yang dikenal sebagai Coaltrans Bali Indonesia. Penyelenggaraan Coaltrans Asia di Indonesia menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia masih dipandang sebagai salah satu pengekspor sekaligus produsen batubara terbesar di dunia. Kondisi ini juga menunjukkan bahwa Indonesia masih dipercaya sebagai penyelenggara event terkait sektor batubara berskala internasional.

Mengenal Coaltrans Bali Indonesia

Membahas seputar dunia batubara sekaligus kendala-kendala terkait sektor batubara dapat dijumpai pada event Coaltrans Asia. Coaltrans sendiri merupakan acara konferensi sekaligus pameran batubara tingkat Asia. Acara ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan batubara serta beberapa pihak yang terkait dengan sektor batubara tersebut. Coaltrans Asia juga dikenal sebagai bentuk kerjasama antara APBI-ICMA dengan Coaltrans Conferences yang sudah terjalin sebelas tahun lalu. Konferensi yang dihadiri oleh ribuan delegasi dari seluruh dunia ini sempat diselenggarakan di Indonesia sehingga dikenal sebagai Coaltrans Bali Indonesia.

Penyelenggaraan di Bali beberapa tahun lalu diadakan di Bali International Convention Centre atau yang dikenal sebagai BICC. Pembahasan dalam konferensi ini cukup kompleks, mulai dari tantangan sektor batubara ke depannya hingga pengamanan pasokan batubara untuk memenuhi permintaan domestik yang meningkat. Salah satu produk diskusi yang dihasilkan dari acara Coaltrans Asia ini adalah DMO atau Domestic Market Obligation yang erat kaitannya dengan kebijakan pengamanan pasokan batubara.

Dalam arti lain, konferensi Coaltrans Asia yang pernah diselenggarakan di Indonesia, khususnya di Bali, juga menegaskan peraturan perusahaan dalam sektor batubara, yakni tentang perusahaan yang dapat menjual batubara hanya ketika kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi.

Penutup

Dengan pembahasan yang cukup kompleks tersebut, sejumlah kementerian hadir di Coaltrans Asia tahun lalu secara virtual, khususnya jajaran dari Kementerian ESDM serta Kementerian Perdagangan Indonesia. Besar harapan pandemi segera berakhir dan Coaltrans Bali Indonesia bisa diselenggarakan kembali pada tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang.